Dulu ada yang kulihat
Selain matamu
Dulu ada yang kudamba
Selain cintamu
Tanpa kusadari
Dirimu di dekatku
Kini kuingin terus menatapmu
Di setiap ruang waktuku
Di setiap hariku yang pilu
Kini kuingin terus mendambamu
Memikirkan bayangmu dalam kalbuku
Di setiap malamku
Di sela mimpi indahku
Kamu...
Ingin kumiliki
Sejak kamu datang di kala itu
Ada yang kutunggu
Selain dirimu
Selain senyummu
Tanpa kusadari
Kaulah yang menungguku
Kini kuingin terus menatapmu
Di setiap ruang waktuku
Di setiap hariku yang pilu
Kini kuingin terus mendambamu
Memikirkan bayangmu dalam kalbuku
Di setiap malamku
Di sela mimpi indahku
Kamu...
Ingin kumiliki
Hanya kamu
Hanya dirimu
Tempat kulupakan
Semua resahku...
Tentang Aku, Kau, dan Dia
Semua kisah dari imajinasiku
Total Tayangan Halaman
Minggu, 20 Desember 2015
Kamis, 18 Desember 2014
Dalam Doa
Dalam doa kuucap semua cerita
Tentang kau dan senyumanmu
Yang kurindu dalam sendu
Yang kutatap dalam ratap
Dalam doa tanpa sadar kulukis namamu
Walau dengan takut atas cemburu
Yang Ia goreskan dengan tintanya
Dalam takdir yang ditetapkanNya
Bandung, 18 Desember 2014
Tentang kau dan senyumanmu
Yang kurindu dalam sendu
Yang kutatap dalam ratap
Dalam doa tanpa sadar kulukis namamu
Walau dengan takut atas cemburu
Yang Ia goreskan dengan tintanya
Dalam takdir yang ditetapkanNya
Bandung, 18 Desember 2014
Senin, 15 Desember 2014
Langgas
Kaki ini ingin berlari
Tangan ini ingin bergerak
Tanpa siapapun
Tanpa peduli apapun
Lekas
Aku ingin langgas!
Bandung, 24 September 2014
Tangan ini ingin bergerak
Tanpa siapapun
Tanpa peduli apapun
Lekas
Aku ingin langgas!
Bandung, 24 September 2014
Kamis, 11 Desember 2014
Kentara
Bisa kulihat waktu
Detik yang menggeram melewatiku
Membawa dingin dari hembusan angin
Sekilas tak nyata rupanya
Jika kau tak membuka hatimu selebar mungkin
Lalu
Terlihatlah segala apa yang kau lewati
Dari hembusan rindu yang menggebu
Bandung, 11 Desember 2014
Detik yang menggeram melewatiku
Membawa dingin dari hembusan angin
Sekilas tak nyata rupanya
Jika kau tak membuka hatimu selebar mungkin
Lalu
Terlihatlah segala apa yang kau lewati
Dari hembusan rindu yang menggebu
Bandung, 11 Desember 2014
Rabu, 10 Desember 2014
Retak
Malam itu kau dan dirinya datang
Membawa satu set pedang
Dengan beribu atribut pelengkapnya
Hanya lalu saja kau melewatiku
Menghampiri sudut tersembunyi
Di lubuk hati yang retak
Bandung, 10 Desember 2014
Membawa satu set pedang
Dengan beribu atribut pelengkapnya
Hanya lalu saja kau melewatiku
Menghampiri sudut tersembunyi
Di lubuk hati yang retak
Bandung, 10 Desember 2014
Lengkara
Dikenangnya lagi mimpi
Tentang dia yang menepi
Lalu bangunlah ia
Dari tidur panjangnya
Terlontar satu kata pilu
Dari bibirnya yang kelu
Ah
Semua bunga itu
Lengkara
Bandung, 24 September 2014
Tentang dia yang menepi
Lalu bangunlah ia
Dari tidur panjangnya
Terlontar satu kata pilu
Dari bibirnya yang kelu
Ah
Semua bunga itu
Lengkara
Bandung, 24 September 2014
Selasa, 02 Desember 2014
Menjelang Malam
Masihkah ada alasan
Untukku mengharap cahaya di balik awan
Yang mengendapkan segala rindu tentang rembulan
Lalu senyap yang menggantung menulusuri lorong kesendirian
Masih adakah harapan
Bagiku sekadar menatap mentari
Yang menyinari rerumputan berisik di sanubari
Lalu ramai yang mewarnai sisi-sisi gelap harga diri
Bandung, 8 November 2014
teruntuk yang tengah merindukan cahaya, selamat menikmati malam
Untukku mengharap cahaya di balik awan
Yang mengendapkan segala rindu tentang rembulan
Lalu senyap yang menggantung menulusuri lorong kesendirian
Masih adakah harapan
Bagiku sekadar menatap mentari
Yang menyinari rerumputan berisik di sanubari
Lalu ramai yang mewarnai sisi-sisi gelap harga diri
Bandung, 8 November 2014
teruntuk yang tengah merindukan cahaya, selamat menikmati malam
Langganan:
Postingan (Atom)