Lapar
Hampir terkapar
Endus sana
Endus sini
Hanya helai daun sisa
Jilat sana
Jilat sini
Bau hijau kena air
Terasa
Ah aku rindu lain
Bau amis sedap
Lirik sana
Lirik sini
Tak ada sisa Si Ikan
Ah manusia
Teganya
Bahkan seruas tulang
Tak sudi dibuang
Bahkan daging basi
Tak dapat kurasai
Tetaplah perut kosong
Yang kubawa pergi
Total Tayangan Halaman
Jumat, 24 Januari 2014
Lah?
Mega Mega
Perantara senja
Buat Si sangka
Makin menyangka
Lah?
Mana mungkin terima
Walau tanya
Izin Si mpunya istana
Lah?
Berucap temu
Tak sering pula
Kini kirim temu
Rupanya
Lah?
Mana mau
Sibuklah perisainya
Biar sadar
Sudah lama
Perantara senja
Buat Si sangka
Makin menyangka
Lah?
Mana mungkin terima
Walau tanya
Izin Si mpunya istana
Lah?
Berucap temu
Tak sering pula
Kini kirim temu
Rupanya
Lah?
Mana mau
Sibuklah perisainya
Biar sadar
Sudah lama
Solois
Di tengah pengasingan
Kota orang asing
Rindu
Tanpa malu
Nun jauh disitu
Kenang emak ayah gerutu
Solois
Asing
Menyendiri
Dalam keasingan tak rapuh
Solois
Itulah aku
Topeng bahagia
Hidup berdebu
Hayal berganti
Mutiara biru
Kota orang asing
Rindu
Tanpa malu
Nun jauh disitu
Kenang emak ayah gerutu
Solois
Asing
Menyendiri
Dalam keasingan tak rapuh
Solois
Itulah aku
Topeng bahagia
Hidup berdebu
Hayal berganti
Mutiara biru
Langganan:
Postingan (Atom)